Kepadatan (density)

kepadatan mengacu pada jumlah nyata (obyektif) orang-orang yang menempati suatu tempat tertentu, sedangkan persepsi tentang kesesakan mengacu pada tanggapan psikologis negatif terhadap jumlah orang pada suatu tempat tertentu. Tanggapan psikologi ini bersifat relatif bergantung pada latar belakang dan keadaan psikologis setiap individu.

Kepadatan jumlah orang dapat menjadi faktor pemicu timbulnya persepsi tentang kesesakan, namun kepadatan tidak selalu menimbulkan persepsi kesesakan dalam diri seseorang. Sebagai contoh, para penggemar musik rock yang menghadiri konser kelompok El Pamas dalam jumlah penonton yang sangat berjubel mungkin tidak akan mengalami persepsi kesesakan dalam dirinya, meskipun tingkat kepadatan sangat tinggi. Dengan kalimat lain, jumlah orang yang sedemikian banyak tidak selalu menimbulkan tanggapan psikologis yang bersifat negatif, berupa persepsi tentang kesesakan (crowding).

 

 

Sumber:

Hanurawan, F. 2008. Psikologi Lingkungan. Malang: Universitas Negeri Malang.