Penelitian kritis

Penelitian kritis adalah pendekatan penelitian yang memiliki tujuan untuk mengembangkan kesadaran kritis dan tindakan kritis partisipan penelitian dalam menghadapi masalah-masalah sosial kemasyarakatan (Connole, 1993). Pendekatan penelitian kritis memiliki pendapat bahwa penelitian seharusnya mampu secara langsung melakukan pemecahan terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan, khususnya ketimpangan-ketimpangan sosial yang diakibatkan oleh pengaruh hegemoni kekuasaan kelompok-kelompok yang berkuasa (kelompok patriarki, kelompok kapitalis). Tujuan pengembangan kesadaran kritis dan tindak pemecahan masalah diharapkan akan menciptakan perubahan sosial masyarakat menjadi lebih adil dan sejahtera. Demikian dibanding pendekatan penelitian positivistik kuantitatif dan pendekatan interpretif kualitatif, pendekatan penelitian kritis lebih jauh lagi, yaitu berorientasi pada pemecahan masalah dan perubahan sosial (Hanurawan, 2010a). Ini berarti melalui pendekatan penelitian kritis maka psikologi pun akan mampu memberikan sumbangan kepada masyarakat berupa pemecahan masalah-masalah sosial menuju proses transformasi sosial ke arah masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

 

 

 

Sumber:

 

Hanurawan, F. 2015. Ilmu Psikologi Untuk Pemecahan Masalah-Masalah Kemanusiaan. Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Psikologi pada Fakultas Pendidikan Psikologi disampaikan pada Sidang Terbuka Senat Universitas Negeri Malang. 10 Desember.